ESSAY MENTAL HEALTH

MENTAL HEALTH 

oleh: Muhammad Ilham Danny

        Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, disini saya akan memaparkan tentang Mental Health

        Dalam jurnal Kartika Sari, 2020 disebutkan bahwa Kesehatan mental menurut seorang ahli kesehatan bernama Merriam Webster, merupakan suatu keadaan emosional dan psikologis yang baik, dimana individu dapat memanfaatkan kemampuan kognisi dan emosi, berfungsi dalam komunitasnya, dan memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Inti dari kesehatan mental sendiri adalah lebih pada keberadaan dan pemeliharaan mental yang sehat. Kesehatan mental merupakan kondisi kesejahteraan yang disadari individu, yang terdiri dari kemampuan-kemampuan untuk mengelola stres kehidupan yang wajar, untuk bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta berperan serta di komunitasnya. Akan tetapi, dalam praktiknya seringkali kita temui bahwa tidak sedikit praktisi di bidang kesehatan mental lebih banyak menekankan perhatiannya pada gangguan mental daripada mengupayakan usaha-usaha mempertahankan kesehatan mental itu sendiri. 

        Adanya pergeseran paradigma dalam upaya memahami manusia dalam ranah Psikologi Klinis dan Kesehatan, dimana dahulu lebih mengutamakan pemahaman akan makna penderitaan, kelemahan, dan gangguan yang mungkin dialami manusia. Namun sekarang, kebanyakan lembaga pendidikan lebih mengutamakan nilai akademik.

        Paradigma lama dalam memahami penyesuaian meyakini bahwa melakukan penyesuaian berarti individu yang harus melakukan serangkaian perubahan dan adaptasi sehingga sesuai dengan tuntutan lingkungan sekitarnya. Sehingga kemampuan seseorang dalam melakukan penyesuaian sangat dipengaruhi oleh komformitas sosialnya. Individu yang well-adjusted adalah individu yang lebih terlihat stabil dan membatasi keinginan serta perasaannya dari yang lain.

        Dalam Teori Peningkatan Diri (Taylor dan Brown, 1994), setiap individu akan mencari masukan positif bagi ide-ide yang dimilikinya untuk meningkatkan kualitas yang positif. Akan tetapi, kemampuan seseorang memandang positif suatu masukan dipengaruhi oleh pandangan positif tentang dirinya. Sedangkan dalam Teori Verifikasi Diri, dijelaskan bahwa setiap individu akan mencari gambaran tentang dirinya, baik positif maupun negatif yang dapat digunakan sebagai masukan atau konfirmasi terhadap persepsi dirinya. 

        Akibat dari bergantinya sistem pendidikan ini, kebanyakan anak tidak dapat mengendalikan emosinya meskipun mereka pintar. Dengan begitu tetap saja akan ada namanya mental breakdown. Dalam hal ini harus dilakukan tindakan yaitu sosialisasi pada anak-anak dan dewasa sehingga dapat mengurangi adanya mental breakdown. Sosialisasi dapat dilakukan di mana saja, di sekolah, tempat kerja, maupun tempat umum. Dengan berkurangnya angka mental breakdown, maka akan mengurangi kemungkinan bunuh diri juga, karena penyebab bunuh diri kebanyakan dari mental breakdown.

        Kebanyakan perubahan konsep diri terjadi sejalan berkembangnya kematangan seseorang yang terkait oleh usia dan pengalaman. Akan tetapi, pada dasarnya perubahan konsep diri yang bertujuan untuk adanya peningkatan diri dapat dilakukan setiap individu tanpa mengenal batasan fisik dan usia. Adapun beberapa langkah dalam merubah konsep diri kita menjadi lebih baik, adalah : a. Mengurai dan memahami diri kita, serta diri yang kita inginkan b. Belajar dari kritik yang konsisten c. Mengambil tanggung jawab atas diri sendiri, serta memutuskan aktivitas dan perilaku apa saja yang bermakna atau tidak. Mengenali konsep diri kita dan berupaya meningkatkannya menjadi lebih baik akan membantu kita merasa hidup lebih nyaman, serta menyadari kompleksitas perasaan dan kebutuhan diri sendiri. 

        Sekian essay dari saya tentang mental health, terima kasih telah membaca blog saya, mohon maaf bila ada banyak salah kata. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Daftar pustaka

Dewi, K.S., 2012. Buku ajar kesehatan mental.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Motivation Letter